Komunikasi, Informasi, dan Edukasi Kekerasan Seksual dan Kesehatan Reproduksi Remaja di Desa Sioban Kecamatan Sipora Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai

  • Yulizawati Yulizawati Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas
  • Rika Susanti Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas
  • Yantri Maputra Fakultas Kedokteran Universitas Andalas
  • Taufik Hidayat Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas
  • Laila Rahmi Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas
  • Afriandi Putra Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas
  • Siti Dzakiyyah Masyar Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas
  • Taufik Saputra Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas
Keywords: Mentawai Island, reproductive health, sexual violence, Sioban village

Abstract

ABSTRAK

Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengkompilasi masalah kesehatan reproduksi remaja yang terjadi di seluruh dunia. Sekitar 50 juta orang (20%) populasi Indonesia adalah remaja (usia 10-19 tahun). Berdasarkan data PKBI tahun 2005, sebanyak (33,79%) remaja siap untuk melakukan aborsi. Pada penelitian lain didapatkan, dari 2,4 juta kasus aborsi atau 21% (700-800 ribu) dilakukan oleh remaja (BBKBN-LDFEUI, 2000). Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai kekerasan seksual dan kesehatan reproduksi sehingga menekan terjadinya pergaulan bebas di kalangan remaja. Kegiatan PKM dilakukan dengan pemberian Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) serta Konseling tentang : 1)Kekerasan Seksual pada Anak, 2)Kesehatan Reproduksi, 3)Kondisi Psikologis terhadap Kekerasan Seksual pada Anak, dan, 4)Dampak Pergaulan Bebas dan Pernikahan Dini pada Remaja. Kegiatan pemberikan pendidikan kesehatan dan konseling kekerasan seksual dan kesehatan reproduksi pada remaja di SMP 01 Desa Sioban dan Asrama Putri Desa Sioban Kecamatan Sipora Selatan Kabupaten Kepulauan Mentawai terlaksana dengan baik dengan dukungan yang diberikan oleh berbagai pihak baik dari perangkat Desa, Kepala Sekolah dan Majelis Guru, serta warga sekitar. Maraknya pergaulan bebas yang terjadi di kalangan remaja di Desa Sioban memberikan kesan yang negatif terhadap remaja karena penyimpangan perilaku yang dilakukan serta kurangnya pengawasan dari masyarakat.

 

Published
2019-12-17
How to Cite
Yulizawati, Y., Susanti, R., Maputra, Y., Hidayat, T., Rahmi, L., Putra, A., Masyar, S., & Saputra, T. (2019). Komunikasi, Informasi, dan Edukasi Kekerasan Seksual dan Kesehatan Reproduksi Remaja di Desa Sioban Kecamatan Sipora Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai. Warta Pengabdian Andalas, 26(4.c). Retrieved from http://wartaandalas.lppm.unand.ac.id/index.php/jwa/article/view/390
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)