Edukasi Manfaat Minum Susu sebagai Sumber Protein dan Kalsium pada Siswa Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.25077/jwa.31.3.492-497.2024Keywords:
calcium, children, education, milk, proteinAbstract
Optimal nutrition plays a crucial role in supporting the growth and development processes of children. One abundant and easily accessible source of nutrition is milk. The protein and calcium content in milk support bone formation, brain development, and various bodily functions. This community service activity aims to provide education to elementary school students about the benefits of milk as a nutritional source and to enhance milk consumption habits. Education is conducted through face-to-face interactions using lecture and discussion methods. The material is presented through PowerPoint presentations, videos, and the distribution of leaflets to the participants. To assess the success of the educational activities, pretests and posttests are conducted on the participants. The results of the educational activities show an increase in the average posttest scores compared to the pretest scores regarding the benefits of drinking milk. This indicates that the educational activities have successfully improved the participants' understanding of the importance of including milk in a healthy diet.
Downloads
References
Angraini, W., Pratiwi, B. A. B., Yanuarti, R., & Fermana, P. (2019). Pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan, sikap dan frekuensi konsumsi makanan jajanan. Jurnal Kesmas Asclepius, 1(1), 1–13.
Audihani, A. L., Astuti, A. P., & Maharani, E. T. W. (2020). Perbedaan kandungan protein dan laktosa pada ASI dan susu formula (usia 0-6 bulan). Seminar Nasional Edusaintek FMIPA UNIMUS 2020, 4, 239–248.
Candrasari, D. P., Purwantini, D., Susanto, A., Santosa, S. A., & Hidayah, C. N. (2022). Sosialisasi pentingnya minum susu bagi manusia di Kelurahan Tanjung, Kecamatan Purwokerto Selatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 3(1), 109–114.
Christi, R. F., Edianingsih, P., & Alhuur, K. R. G. (2019). Pentingnya minum susu untuk anak usia dini, remaja, dan lanjut usia. Media Kontak Tani Ternak, 1(2), 12.
Ernawati, F., Prihatini, M., & Yuriestia, A. (2017). Gambaran konsumsi protein nabati dan hewani pada anak balita stunting dan gizi kurang di Indonesia. Penelitian Gizi dan Makanan (The Journal of Nutrition and Food Research), 39(2), 95–102.
Fatchiyah, F., Wihastuti, T. A., Nurdiana, N., Rohmah, R. N., Triprisila, L. F., Christianto, A., & Hasibuan, A. F. (2021). Sosialisasi pemanfaatan susu kambing di SD Islam As-Salam Malang. Tri Dharma Mandiri, 1(1), 11–16.
Hariono, B., Erawantini, F., Budiprasojo, A., & Puspitasari, T. D. (2021). Perbedaan nilai gizi susu sapi setelah pasteurisasi non termal dengan HPEF (High Pulsed Electric Field). AcTion: Aceh Nutrition Journal, 6(2), 207.
Nuryanto, N., Pramono, A., Puruhita, N., & Muis, S. F. (2014). Pengaruh pendidikan gizi terhadap pengetahuan dan sikap tentang gizi anak Sekolah Dasar. Jurnal Gizi Indonesia (The Indonesian Journal of Nutrition), 3(1), 32–36.
Sari, E. M., Juffrie, M., Nurani, N., & Sitaresmi, M. N. (2016). Asupan protein, kalsium dan fosfor pada anak stunting dan tidak stunting usia 24-59 bulan. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 12(4), 2502–4140.
Yuliandri, L. A., Ulfa, I. L. R., Dini, W. W., Rachmat, S., Oki, I., & Aaf, F. (2023). Meningkatkan persepsi remaja terhadap susu melalui edukasi kandungan gizi susu di Kabupaten Majalengka. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 795–801.
Zakiyyah, S. H. N. (2021). Susu sapi sebagai obat bagi kesehatan tubuh: Studi takhrij dan syarah hadits. Jurnal Riset Agama, 1(2), 375–388.








