Revitalization of Kampia Crafts as an Effort to Strengthen Cultural Identity and Local Economy

Authors

  • Wannofri Samry History Study Programme, Faculty of Humaniora, Universitas Andalas
  • Alex Darmawan History Study Programme, Faculty of Humaniora, Universitas Andalas
  • Israr Iskandar History Study Programme, Faculty of Humaniora, Universitas Andalas
  • Yudhi Andoni History Study Programme, Faculty of Humaniora, Universitas Andalas

DOI:

https://doi.org/10.25077/jwa.32.2.194-200.2025

Keywords:

cultural identity, kampia crafts, local economy, premier local product, revitalization

Abstract

The Kampia craft, a traditional weaving of pandan leaves from Jorong Kuok III Koto, Nagari Matua Mudiak, faces sustainability threats due to modernization. This community service program aims to revitalize Kampia art by enhancing artisans' capacities, marketing innovations, and intergenerational education. The program was structured into three phases: preparation, implementation, and mentoring. The first phase included field surveys and the development of a roadmap. The second phase encompassed training in design innovation, product diversification, and branding and marketing strategies. The last phase ensured sustainability through ongoing monitoring and support. As a result, artisans had successfully created innovative products, and the Kampia community has emerged as a collaborative and marketing platform. Workshops and the Kampia Festival effectively showcased and sold 21 products developed from the training sessions. By adopting an integrative approach that combines cultural preservation and creative economy principles, Kampia has the potential to become a cultural icon and a premier local product.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amalijah, Eva, Novi Andari, dan Maulidah Narastri. (2021). Peningkatan Produktivitas Kearifan Lokal Kerajinan Tangan Tas Rajut Sebagai Bentuk Identitas Bangsa. PLAKAT (Pelayanan Kepada Masyarakat) 3 (2): 194. https://doi.org/10.30872/plakat.v3i2.6665.

Dyah, Asinta, Nurul Hidayati, dan Endang Prahastuti. (2021). Analisis Kinerja Pengrajin Perempuan di Batik Blimbing Malang. Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik 1 (3): 207–13. https://doi.org/10.17977/UM068v1n3p207-213.

Iswanto, Sufandi S Iswanto, Nurasiah Nurasiah, dan Hidayana Putri. (2020). Sulam Kerawang Gayo: Budaya Lokal, Bernilai Karakter dan Sebagai Identitas Bangsa. Diakronika 20 (2). https://doi.org/10.24036/diakronika/vol20-iss2/154.

Khasanah, Nur. (2021). Peran Perempuan Pengrajin Tampah Dalam Peningkatkan Ekonomi Keluarga. Jurnal Bisnis, Manajemen, dan Akuntansi 8 (1): 20–38. https://doi.org/10.54131/jbma.v8i1.114.

Kiyai @ Keai, Gregory. (2018). Tikai: Fungsi Dalam Kehidupan Budaya Masyarakat Iban. Jurnal Borneo Arkhailogia (Heritage, Archaeology and History) 1 (1). https://doi.org/10.51200/jba.v1i1.824.

Lita, Ratni Prima, Verinita Verinita, Ranny Fitriana Faisal, Bintang Rizky Abdullah Majo Saibah, Werianton Weriantoni, Syuryatman Desri, Winny Alna Marlina, dkk. (2022). “Pengembangan Anyaman Mansiang dengan Inovasi Produk dan Pemasaran dengan Media Sosial di Taratak Kenagaraian Kubang, Kecamatan Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota. Warta Pengabdian Andalas 29 (1): 61–66. https://doi.org/10.25077/jwa.29.1.61-66.2022.

Mulya Putra, Ayang, dan Ernis Ernis. (2021). Studi Tentang Bentuk, Motif, Dan Fungsi Anyaman Kampia Di Nagari Matua Mudiak Kecamatan Matur Kabupaten Agam. Serupa The Journal of Art Education 10 (4). https://doi.org/10.24036/sr.v9i3.112261.

Naini, U, S Dangkua, dan W Naini. (2020). Kerajinan Tenun Tradisional Gorontalo. Jambura: Jurnal Seni dan Desain 1 (1).

Noor Hafiza Ismail. (2013). Budaya Dan Tradisi Seni Anyaman Melayu. Dalam Prosiding Seminar Penyelidikan Pemikiran dan Kepimpinan Melayu 2013.

Omar, Salmah, Philip Lepun, dan Ribka Alan. (2017). Etnik dan pembentukan landskap budaya Malaysia : Seni anyaman tikar orang Ulu Sarawak. Geografia : Malaysian Journal of Society and Space 12 (10).

Patriansah, Mukhsin, dan Yosef Yulius. (2021). Upaya Meningkatkan Perekonomian Warga Desa melalui Pelatihan Kerajinan Bunga dari Akar Kayu. Jurnal Abdimas Mahakam 5 (01): 58–66. https://doi.org/10.24903/jam.v5i01.1117.

Purwanti, Ika, Umar Yeni Suyanto, Elliv Hidayatul Lailiyah, Nadia Islamiyah, Nuvia Nishrina, dan Yulian Prasetyo. (2022). Pemanfaatan Kardus Bekas Menjadi Kerajinan Tangan Guna Meningkatkan Kreativitas. Ahmad Dahlan Mengabdi 2 (2): 35–38. https://doi.org/10.58906/abadi.v2i2.76.

Rediansyah, Sandi, Wanda Listiani, dan Dinda Satya Upaja Budi. (2022). Kreatifitas Pengrajin Dalam Pengembangan Kerajinan Bambu Desa Selaawi Kecamatan Garut. PANTUN: Jurnal Ilmiah Seni Budaya 7 (2). https://doi.org/10.26742/pantun.v7i2.2257.

Saari, Farrah Atikah, dan Sahrudin Mohamed Som. (2020). Pemeliharaan Proses Pembuatan Seni Anyaman Tikar Mengkuang Sebagai Warisan Kearifan Tempatan Yang Diancam Kepupusan. Jurnal Warisan Tidak Ketara 1.

Sari, Tri Yunita, Heri Kurnia, Isrofiah Laela Khasanah, dan Dina Nurayu Ningtyas. (2022). Membangun Identitas Lokal Dalam Era Globalisasi Untuk Melestarikan Budaya dan Tradisi Yang Terancam Punah. Academy of Social Science and Global Citizenship Journal 2 (2): 76–84. https://doi.org/10.47200/aossagcj.v2i2.1842.

Tetra, Olyy Norita, Bustanul Arifin, Marniati Salim, Admin Alif, dan Zulhadjri Zulhadjri. (2018). Pemberdayaan Perempuan Melalui Teknologi Quilling Paper Sebagai Usaha Alternatif Berbasis Lingkungan Di Desa Marunggi Kota Pariaman. Warta Pengabdian Andalas 25 (1): 1–10.

Downloads

Published

2025-06-30

How to Cite

(1)
Samry, W.; Darmawan, A.; Iskandar, I.; Andoni, Y. Revitalization of Kampia Crafts As an Effort to Strengthen Cultural Identity and Local Economy. jwa 2025, 32, 194-200.

Issue

Section

Articles